Live Journal

All About Log

Positip Vs Negatip

sbarnya saya sudah lama ingini nulis ini. namun karna kesibukan (ajie…kesannya gimana gito…) saya, maka baru sekarang saya bisa nulis. tulisan ini terinspirasi dari hasil wawancara ridu & abah.

lalu apa yang ingin saya sampaikan disini..? halah.. itu nanti akan saya uraikan.. sebelumnya mari kita simak terlebih dahulu kopas (kopi & paste) saya dari webnya ridu.

Ada yang positif berarti ada yang negatif kan.. Ada kebenaran berarti harus ada kesalahan. Kita gak bisa ngomong, yang benar itu tuh gini, tapi kita gak tau yang salah itu seperti apa. Jadi benar dan salah itu relatif. Contoh Sederhananya seperti ini.

Si A mencuri ayam (Salah..) Si B korupsi 2 milyar (Juga salah..). Kedua hal tersebut kalau dilihat memang salah, tapi kalau dilihat lebih detail, kenapa Si A itu mencuri ayam?? ternyata anaknya di rumah sedang sakit, kalau minum sup ayam, anaknya bisa sembuh. Dalam hal ini kita berpikir, apakah dia benar?

Dia benar karena mencuri untuk menolong anaknya karena dia tidak mampu, mungkin setelah mencuri dia akan mengembalikannya lagi, siapa tau, tapi dia keburu ditangkap, karena konteksnya bahwa mencuri itu salah, tapi kalo gak mencuri, membiarkan anaknya mati karena sakit, benar atau salah?? kita gak bisa tahu kan? kita harus tau konteksnya, ada suatu kondisi itu benar, ada suatu kondisi itu salah.

Bagaimana dengan si B yang korupsi? “Wah.. dia salah tuh karena dia korupsi..” Ok fine.. kita lihat tujuan dia korupsi itu apa? memperkaya diri.. kita lihat kekayaan dia berapa? 5 milyar, berarti dia sudah kaya tapi tetap korupsi, terus kita lihat, sumbangan dia kepada masyarakat itu apa? ooh dia menyumbang untuk taman, edukasi, universitas dll. Tapi tetap salah donk, anda korupsi, anda memakan uang rakyat, yaudah itu salah kan?? dan saya setuju hal itu salah.. Sekarang kan kalau bicara korupsi kan itu uang orang banyak.. khalayak ramai yang dia rugikan itu.. sekalipun dia bikin universitas, dia bikin rumah persinggahan untuk anak jalanan, tapi tetap yang mendapatkan kenikmatan itu hanya segelintir, yang dia lihat saja, padahal orang yang lebih susah itu tetap banyak. Tapi setidaknya dia sudah memberikan manfaat kepada orang lain. Susah kan kalau kita menilai itu benar atau salah.

Sekarang kita balik lagi tentang blogger positif. Apasih blogger positif itu, yaitu blogger yang sifatnya mengembangkan keilmuan bangsa, cara pikir, berkembang cara pikir apa yang kita lihat. Bagi banyak pihak apa yang diutarakan oleh bung Roy itu bermanfaat, yagn tidak tau jadi tau, tapi ada pihak juga melihatnya dari sisi lain, “ooh dia itu salah” seperti itu. Wajar kalau ada yang salah itu didebat, jangankan yang salah, yang benar saja sering di debat.

Blog misalnya dianggap negatif itu karena menggunjingkan sesuatu, dan blog yg tidak bersikap adil, karena gak kaya koran. Karena dalam koran itu ada kode etik jurnalistiknya yaitu diambil porsi yang seimbang antara pihak yang pro dan yang kontra. Nah dalam blog, misalnya ada orang yang membincangkan seseorang, ya itukan pendapat dia sendiri, jadi dia memposisikan dirinya sebagai narasumber yang tidak perlu butuh media yang bisa mengutarakan pikirannya. Asalkan bertanggung jawab.

Misalnya kita membuat posting di blog kita, ya berarti kita menampilkannya ke forum umum. Lho terus kita kok gak boleh mencerca orang lain? Ya namanya juga forum umum. Di tempat umum saja kita gak boleh meludah kok, di tempat umum kita gak boleh pelototin orang, dsb. Jadinya ada hal yang harus dijaga.

Nah dalam blog juga orang bisa memberikan komentar. Setelah memposting tulisan lalu ada pengunjung datang dan memberikan komentar. Berarti kita harus siap dengan komentar-komentar yang masuk kepada kita. Ada orang yang menghapus komentar yang tidak sependapat dengan dia, atau menyakiti hati dia, menurut saya orang itu kerdil, kerdil pemikirannya. Dia hanya menampilkan komentar yang searah dan baik menurut dia.

Semua orang diciptakan dalam keadaan berbeda pikiran. Seperti jalanan ini, apakah jalanan diciptakan untuk searah? dua arah kan? Apakah dengan searah akan bisa berkembang? apakah dengan searah itu bisa menjadi lebih dinamis. Dengan adanya beda arah, itu bisa membuat dinamis dan juga bisa lebih hati-hati, ya seperti jalanan tadi. Kalau misalnya searah, pasti orang akan ngebut dan gak hati-hati, tapi kalau misalnya dua arah, orang akan bisa menjadi lebih hati-hati sehingga ada dinamika. Mana yang lebih banyak orang yang mengantuk? di jalanan tol atau di jalanan biasa?? dijalanan tol kan?? karena itu-itu aja, tidak ada perubahan.

(*tidaak.. ternyata hasil rekamannya corupt.. huhuhu.. jadinya yg didapet itu sampai sini saja..*) tapi ridu coba mengingat point-point yg terkait dengan dialog nanti.

Ridu : Apa harapan Abah setelah acara ini?

Abah : Saya tidak mentargetkan apa-apa dari acara ini. Karena ini sifatnya bukan meeting, yang harus ada kata sepakat dan mufakat diantara pihak-pihak yang terlibat, ini adalah dialog terbuka, jadi nanti di akhir acara, masing-masing pendapat orang akan berbeda-beda, tergantung pemikiran masing-masing.

sedikit tambahan…

seperti sering kita dengar.. ada penyalah artian antara haCker dan craCker. disini saya tidak akan membahas apa itu haCker dan apa itu craCker, karena sudah banyak sekali web yang menjelaskan tentang itu.

hacker (positip) dan craCker (negatip). oke.. seperti yang dijelaskan oleh abah. ada craCker karna andanya haCker begitu juga sebaliknya..!! seorang haCker tidak akan tau kelemahan sebuah system yang di bangunnya apabila tidak ada seorang craCker yang mencoba untuk merusak/menemukan celah dari systemtersebut. berarti disini si haCker membutuhkan craCker.. begitu juga craCker membutuhkan haCker sebagai media penetrasi.

apakah seorang craCker itu sampah dan tidak berguna..?

tidak.. menurut saya craCker sangan bermanfaat dan turut serta mengembangkan internet hingga seperti sekarang ini. yakinlah anda tampa ada pihak² yang mencoba menjahili system mungkin internet yang kita kenal tidak seperti sekarang ini. anda ga bakal tahu kalo di beberapa software jendela itu ada trojan/spy nya si jendela. kita ga bakal ketemu ama si topi miring eh.. topi merah, si buntu etc. craCker itu tidak selalu jelek. dan yang jelek itu jgua tidak selalu buruk.

contohnya… pencopet.. apakah pencopet itu jelek..? apa kita ga boleh berteman dengan pencopet..?

pecopet itu belum tentu jelek.. dan kita juga tidak boleh menjauhi mereka. cobalah untuk merangkul mereka sebagai teman. knapa..? karna pada suatu saat mereka pasti beguna buat kita. mungkin tidak sekarang.. tapi suatu saat..!! (ajie.. tinggi banget yah omongan gw). misalnya.. ada teman ato adek/kakak kita yg kecopetan di pasar. berhubung kita kenal ama pencopet mungkin kita bisa mengembalikan barang teman kita tsb berhubung kita kenal salah satu pencopet. ingat copet itu juga punya komunitas, mungkin teman kita yg pencopet itu bisa membantu kita buat nemuin barang yang hilang tsb. ya.. mungkin uang nya udah ludes.. ya se ngak²nya kita masi bisa nyelamatin ATM/SIM/KTP ato surat² berharga yang ikut ke bawa. gimana setuju ga..?

jadi saya harap semua pihak jangan terpengaruh oleh statmen sepihak yang tidak berdasar. tidak selamanya craCker itu buruk.. ada masanya craCker sangat bermanfaat bagi kita. saya sangat setuju dengan om Onno W.P yang mengatakan mari jadikan hacker teman (tepatnya craCker).

nah pakar IT beneran aja ngajakin bersatu.. knapa kita mesti terpengaruh dengan ajakan “pakar”.

menurut hemat saya (ajie… tinggi banget bahasanya..) ada baiknya kita bersatu demi kemajuan teknologi di negara ini. mari kita kesampingakan si negatip dan si positip. yang perlu kita ingat kita ini Rakyat Indonesia. siapun anda.. blogger, hacker, craCker, phareaker, carder kita semua satu bangsa satu tanah air. jangan coba untuk bergerak secara kelompok. pejoeang kita dolo berhasil karna bersatu, mereka gagal ketika berjuang secara kelompok² dan mengatasnamakan daerah masing². ketika mereka bersatu kita MERDEKA..!!

siapapun anda atasnamakan lah diri anda sebagai bangsa Indonesia. mari kita perangi segala bentuk pembodohan bangsa…!!

MERDEKA..!! MERDEKA..!! MERDEKA..!! MERDEKA..!!

salam Netter Indonesia

iDiots[at]linuxmail[dot]org

http://onno.vlsm.org/v09/onno-ind-1/menuju-indonesia-baru-07-2000.txt

2 responses to “Positip Vs Negatip

  1. Pingback: Powered By iDiots

  2. Pingback: kwalitas kita..? « Powered By iDiots

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: